Ada berbagai macam jenis senar pancing, kali ini kita akan membahas jenis senar yang umum digunakan oleh para angler.
Umumnya senar pancing digunakan berdasarkan tekhnik memancing, karena setiap jenis senar memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Berikut ini 3 jenis senar pancing yang biasa digunakan para pemancing:
1. Senar Monofilament
Dikalangan para pemancing, senar monofilament memiliki tingkat kepopuleran yang cukup tinggi, karena jenis senar ini memiliki sifat samar yang tak terlikat ketika didalam air.
Monofilament memiliki arti yaitu mono yang berarti tunggal dan filament yang berarti serabut, jadi bisa diartikan jika monofilament adalah serabut tunggal.
Jenis senar monofilament biasa digunakan untuk tekhnik mancing dasaran, kumbulan maupun teknik ngoncer.
Jadi kesimpulannya: kelebihan senar monofilament yaitu lebih cenderung bersifat samar dan bisa diartikan tidak terlihat oleh ikan jika sedang digunakan untuk memancing.
kekurangan senar monofilament, biasanya senar jenis ini bersifat melar atau lebih elestis atau mulur, jadi terkadang senar cepat kusut atau menjadi kriting setelah mengangkat beban yang cukup berat.
2. Senar Fluorocarbon
Jenis senar yang kedua yaitu senar fluorocarbon, jenis senar ini hampir sama dengan senar monofilament, juga biasa digunakan untuk memancing dengan teknik ngoncer, dasaran, kumbulan dll.
Jenis senar kedua ini berbahan PVDF (polyvinyledene fluoride)
Senar jenis fluorocarbon ini memiliki indeks bias yang sudah sangat mendekati dengan air yaitu sebesar 1.43 sementara air yaitu 1.34. Senar ini memiliki kelebihan yaitu sifatnya yang solid sehingga tidak mudah melar ataupun keriting pada saat basah maupun kering.
Kekurangan dari jenis senar fluorocarbon ini yaitu memiliki tingkat kekuatan ikatan yang terbilang kecil yaitu sekitar 60%. jadi jika dibandingkan dengan jenis senar monofilament, senar jenis pertamalah yang lebih baik dalam segi kekuatan ikatan.
3. Senar Braided atau PE
Jenis senar yang ke tiga ini biasa digunakan untuk mancing dengan tekhnik casting, jigging, trolling karena jenis senar PE memiliki tingkat kekuatan yang lebih tinggi dibandingkan jenis senar mono dan fluoro.
Senar braided tebuat dari bahan (PE) plyethylene yaitu dyneema. jenis senar ke3 ini memiliki sifat tidak mulur saat ditarik, lebih seperti benang dengan banyak jalinan braided sehingga senar PE memiliki kekuatan ikatan yang cukup kuat.
Adapun kekurangan jenis senar PE yaitu tidak transparan dan mudah menyerap air.
Dari ketiga jenis senar diatas, kawan-kawan bisa memilih dan menyesuaikan jenis senarsesuai kebutuhan teknik mancing yang digunakan.
Semoga artikel ini bermanfaat, jangan lupa share ya…..



